Ya Allah, Maafkan Aku dikala Mengeluh
Waktu itu, di dalam mini bus,
Aku melihat seorang gadis berkerudung putih dengan paras yang cantik.
Aku sungguh iri padanya. Ia kelihatan begitu anggun,
Aku berharap bisa secantik dia.
Kemudian tiba-tiba ia berdiri meninggalkan tempat duduknya,
Ku lihat jalannya yang pincang.
Sambil lewat, ia tersenyum padaku.
Ya, Allah, maafkan kala aku mengeluh
Aku memiliki dua kaki, dunia ini milikku.
Aku berhenti untuk membeli permen.
Pria penjualnya sungguh mempesona.
Aku berbincang dengannya, terlihat ia begitu gembira.
Bila aku telat, sungguh tidak masalah.
Ketika hendak pergi, ia berkata padaku,
“Terima kasih, Anda begitu baik.
Senang rasanya berbincang dengan orang seperti Anda.
Anda tahu,” katanya, “saya ini buta.”
Ya, Allah, maafkan kala aku mengeluh
Aku punya 2 mata, dunia ini milikku.
Kemudian, kala ku telusuri jalan,
Ku lihat seorang anak bermata biru.
Ia berdiri menyaksikan anak lain bermain.
Ia terlihat seakan tidak tahu hendak berbuat apa.
Aku berhenti sejenak dan kemudian berkata,
“Mengapa tidak bergabung dengan teman-temanmu, sayang?”
Ia memandang ke depan tanpa sepatah kata.
Tahulah aku, ia tak bisa mendengar.
Ya, Allah, maafkan kala aku mengeluh.
Aku punya dua telinga, dunia ini milikku.
Dengan kaki aku bisa pergi kemana ku suka.
Dengan mata aku bisa lihat matahari tenggelam di ufuk barat.
Dengan telinga aku bisa mendengar apa yang ingin aku tahu
Ya, Allah, maafkan kala aku mengeluh
Sungguh aku telah diberkahi. Dunia ini sungguh milikku……
Editing from Kingson Surya
Add comment Agustus 14, 2008
Misi Hidup Dalam Sebuah Pekerjaan
Pada saat matahari mulai menampakkan bias sinarnya, saya melangkahkan kaki dengan senyuman berniat untuk jalan2 mencari sarapan di sekitar kosan. Tanpa sengaja saya melihat seorang wanita separuh baya, bertubuh gemuk, dengan senyum jenaka di sela-sela pipinya yang bulat, duduk menggelar nasi bungkus dagangannya. Segera saja beberapa kuli bangunan dan kuli angkut yang sudah menunggu sejak tadi mengerubungi dan membuatnya sibuk meladeni. Bagi mereka menu dan rasa bukan soal, yang terpenting adalah harganya yang sangat murah.
Hampir-hampir mustahil ada orang yang bisa berdagang dengan harga sedemikian rendah. Lalu apa untungnya? saya mengajukan pertanyaan kepada ibu itu… Ibu itu terkekeh menjawab,”Bisa numpang makan dan beli sedikit sabun.” Tapi bukankah ibu bisa menaikkan harga sedikit? tanya ku …Sekali lagi ibu itu terkekeh,”Lalu bagaimana kuli2 itu bisa beli? Siapa yang mau menyediakan sarapan buat mereka?”katanya sambil menunjukkan para lelaki yang berlompatan ke atas truk pengantar mereka ke tempat kerja. Dan saya pun hanya bisa diam membisu
sambil mengucap masyaallah ….
Ah! Betapa cantiknya, pemandangan pagi ini seru ku dalam hati. Mmm… dan betapa asrinya bila sebongkah misi hidup dipadukan dalam sebuah pekerjaan. Orang-orang yang memahami benar kehadiran karyanya, sebagaimana wanita tua di atas, yang bekerja demi setitik kesejahteraan hidup manusia, adalah tiang penyangga yang menahan langit agar tak runtuh. Merekalah beludru halus yang membuat jalan hidup yang tampak keras berbatu ini menjadi lembut bahkan mengobati luka. Bukankah demikian tugas kita dalam mengemban pekerjaan? menghadirkan secercah kesejahteraan bagi sesama.
Semoga terinspirasi. Given better than before
1 comment Juli 17, 2008
Temukan Cinta Anda
Hay kawan …..
sebelum saya menulis artikel motivasi singkat ini, ada harapan besar agar kawan2 dapat memaknainya. Bacalah, pahami dan temukan itu, Semoga bermanfaat
Bila Anda tak mencintai pekerjaan Anda, maka cintailah orang-orang yang bekerja disana. Rasakan kegembiraan dari pertemanan itu. Dan, pekerjaan pun jadi menggembirakan. Bila Anda tak bisa mencintai rekan-rekan kerja Anda, maka cintailah suasana dan gedung kantor Anda. Ini mendorong Anda untuk bergairah berangkat kerja dan melakukan tugas-tugas dengan lebih baik lagi. Bila toh Anda juga tidak bisa melakukannya, cintai setiap pengalaman pulang pergi dari dan ke tempat kerja Anda. Perjalanan yang menyenangkan menjadikan tujuan tampak menyenangkan juga. Namun, bila Anda tak menemukan kesenangan disana, maka cintai apa pun yang bisa Anda cintai dari tempat kerja Anda: tanaman penghias meja atau gumpalan awan dari balik jendela kantor.
Apa saja. Bila Anda tak menemukan yang bisa Anda cintai dari pekerjaan Anda, maka mengapa Anda ada disitu? Tak ada alasan bagi Anda untuk tetap bertahan. Cepat pergi dan carilah apa yang Anda cintai, lalu bekerjalah disana. Hidup hanya sekali! Tak ada yang lebih indah selain melakukan dengan rasa cinta yang tulus.
Add comment Juli 16, 2008
Engkau yang Aku Cintai
The first i will says,
” I LOVE U”
Biar kata-kata ini mendahului segalanya
Biar engkau tahu
Betapa aku menyayangimu
Di seluruh ruang hati ku
Kamu yang selalu hadir
Terkadang hati ku sakit
Bukan karena kamu yang melukainya
Bukan karena kamu tiada di hati
Karena aku ingin kamu obati
Adakalanya kamu tidak peduli
kamu tidak langsung mengerti
Betapa pedihnya hati ini
Namun aku tetap mau memahaminya
Ketika kamu marah
Hati ku menjadi susah
Dan,disaat kamu sedang resah
Biarlah aku yang mengalah
Engkau yang aku cintai
Hatimu tidak akan aku lukai
Walaupun kamu marah, sedih dan menangis
Rasa sayang dan cinta ku tak kan habis
The last,
Sebuah ungkapan
yang pantas engkau dapatkan
” AKU CINTA KAMU “
Ku persembahkan untukmu MY LOVE {POcit} @};- ![]()
1 comment Juli 15, 2008






















